Padi tak menjadi

Menjadi sinis aku

Menjadi setan aku

Siapa peduli menjadi bodoh

Toh mereka lebih dulu bodoh

 

Sejak kapan padi kuning tak berisi?

Sedang makin besar batangnya

Sedang makin tinggi batangnya

 

Ego meracun hatiku

Biarkan mereka rusak

Biarkan mereka hangus

 

Bukankah merang harus dibakar untuk menjadi pupuk?

Atau timbun saja dia hingga membusuk

Biarkan yang mengendap

karena memberontak bukan lagi pilihan

 

kasihan pak tani

padi tak menghasilkan beras lagi

Iklan

~ oleh teaterpulih pada Mei 14, 2012.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: