KOTAK HITAM

Tidak  jua kini terungkap

Liku liku di perjalanan waktu

Aku merajuk

 

Di dalam kotaknya ruang

Aku  mencoba melarikan diri

Dari seramnya bayanganmu

Dari kelapnya mimpi

 

Aku mengakui aku ragu ragu

Mengaduh

Foto  ini menatapi aku dengan tajam

Seperti marah tapi merayu

Aku yang ragu ragu

 

Sesekali mencoba bicara

Kekasih yang disana tak sekali waktu

Mengakui hati pujangga

 

Sahabat yang lekat dengan namaku

Itu pun sebagian dari kamu yang kau akui

Telinga nya tak menyentuh keakuan

 

Sampai saat kau mengeluh

Eluhan yang datang dari hatimu karena fiksi yang aku punya

Aku jadi tersesat di lamunan yang sangat menyakiti

Iklan

~ oleh teaterpulih pada April 9, 2012.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: