Naskah Teater “INVIDIA”

INVIDIA

Pocong :


manusia butuh kesehatan

seperti halnya pocong butuh kain kafan

namun kesehatan tidak semurah kain kafan.

Kuingat18 november

Cacatnya system kesehatan telah membunuhku

Agar cacatnya system kesehatan tidak dapat membunuh anda

Yang perlu anda lakukan adalah

  1. Tidak membuat kegaduhan selama pementasan berlangsung
  2. Mengambil  gambar tanpa blitz
  3. Tepuk tangan hanya di akhir pementasan

Sebuah pertunjukan karya teater pulih, INVIDIA….

Setting  di pos administrasi

Petugas administrasi datang, Sambil melihat suasana sekitar

Ramai sekali, oh rumah sakit memang selalu ramai, kalau tidak ramai ya bukan rumah sakit namanya. Hari ini tanggal 18 November, hari kesehatan Nasional. Tapi apakah kesehatan sudah merata, ahhh peduli apa aku.

Telfon berdering

 

Petugas administrasi  : Hallo selamat pagi, RS.Pulih Waluyo ada yang bisa saya bantu

(iya mba ini majikan saya pingsan)

oh maaf sebelumnya, saya berbicara dengan ibu siapa?

(saya wati mbak)

Iya ibu wati, ada yang bisa saya bantu?

(ambulan,ambulan mbak, cepetan!!!)
o jadi mau pesan ambulan,
begini ibu, kami disini menyediakan dua paket ambulan, paket A ambulan yang full AC dan Full music dan lebih cepat namun jelas lebih mahal dan hanya orang kaya saja yang mampu
Paket B khusus untuk orang miskin

(e..e…e… udah yang mahal,buruan)

Ok paket A, kalau begitu tolong berikan alamat ibu
setelah sampai disini langsung lakukan registrasi dan pembayaran ya bu

(alamatnya kuburan ijo no. 5. iya)

Terima kasih ibu, ditunggu ambulansnya

Menutup Telephon

menelfon

Ambulans paket A ke Kuburan Ijo no.5

Menutup Telephon

Petugas administrasi : Ahhh, rasanya malas sekali masuk tempat ini. Bosan, setiap hari aku ini harus bertemu dengan orang orang sakit. Dari yang sakitnya parah sampai yang ringan. Ahh sebenarnya aku tak mau bekerja ditempat ini, bagiku tempat ini memang benar benar sarangnya penyakit, tempat bisnis orang sakit. Tapi biarlah, mau bagaimana lagi, lagipula aku disini Cuma duduk dan dapat gaji

Fade Out

Fade In

Dokter masuk, lalu ngobrol dengan petugas administrasi

Petugas Administrasi         : Selamat pagi dok

Dokter  : ya, selamat pagi. Ramai sekali pengunjung hari ini.

Petugas Administrasi         : Ya begitulah dok

Dokter melihat tanggal

Dokter  : Wah hari kesehatan Nasional masih saja banyak orang orang yang sakit. Ckcckckckck.

Petugas Administrasi     : Baguslah, dengan begitu pendapatan rumah sakit semakin tinggi saja

Dokter  Geleng geleng

(suara ambulans)

Petugas administrasi: Oh rupanya ambulans telah datang dok.

Dokter menengok nengok kea rah pintu, petugas medis masuk membawa pasien(Ibu rini)yang ditemani pembantunya

Dokter                  : Ada apa ini?

Petugas Medis  : Nyonya ini istri dari seorang pejabat pemerintahan dok, beliau syok berat mendengar kabar bahwa suaminya main gila dengan aktris ibu kota ternama dok

Dokter                  :Begitu. ini harus cepat ditangani bisa gawat kalau terlambat, mungkin saja nyonya ini memiliki sakit yang parah. SUSTER !!!!

Suster                   :iya dokter!

Dokter                  :siapkan ruang inap

Petugas Administrasi     :Ruang inap kelas VIP kita sedang penuh dok, apa kita tempatkan saja di kelas ekonomi

Dokter                  :Jangan !! kelas ekonomi terlalu bising untuk nyonya ini istirahat, kalau begitu tempatkan  saja di ruang ICU.

Petugas administrasi     :Ruang icu juga sedang penuh dok

Dokter                  :Nyonya ini butuh ketenangan dalam masa rehabilitasinya, bagaimana kalu kita tempatkan saja di ruang operasi yang suasananya tenang, apakah ruang operasi sedang tidak dipakai??

Petugas administrasi     : Melihat catatannya. Sepertinya tidak dok.

Dokter                  :Bagus. Kita taruh saja disana, lagipula lebih mudah bila kita akan melakukan tindakan serius

Petugas medis dan perawat

Baik dok !! membawa nyonya kaya ke ruang operasi.

Dokter                  : Jangan lupa dicatat ya mba ! keluar panggung

Tiba tiba, terdengar suara merintih kesakitan. Bapak bapak tua masuk panggung ngelesot ngelesot.

Bapak tua                            :Tolong, Tolong pak. Tolongi bapak bu. Pak, bu tulung.

Petugas administrasi     :Ih apa apaan ini bapak,?

Bapak Tua                           : bapak butuh bantuan  bu,

Petugas administras       : memangnya bapak punya uang? Bapak g bisa bca tulisan ini? “Tanpda DP, Tidak dilayani”

Bpaka tua                            : Tolonglah bapak bu, perut bapak sakit sekali.

Petugas administrasi     : ia pak, tapi maaf sepertiny saya tidak bisa melayani bapak

Bapak tua                            : kenapa? Apa karena bapak gak punya uang?

Petugas administrasi     : begitulah system di RS ini, saya hanya menjalankan tugas

Bapak tua                            :bapak mohon bu, batulah bapak. Setelah bapak sembuh baru bapak cari uang

Petugas administrasi     :mmmmmmmmmmm, tidak bisa pak

Bapak tua                            :tolong bu, isi perut bapak sepertinya sudah mulai membusuk. Dokter dokter, dokter, dokter. Tolong dok

Dokter                                  : ada apa ini rebut rebut?

Bapak tua                            : tolong bapak, dok

Petugas administrasi      : ini dok, ada gelandangan tua yang minta bantuan, katanya perutnya sangat sakit

Bapak tua                            : benar dok, perut bapak sakit sekali.

Dokter                                  : ia sebentar, tapi apa bapak sudah melakukan registrasi

Bapak tua                            : apa itu gigit terasi?  ah, bapak  ini sakit dok.  bisakah mengurus itu nanti. Bapak mohon dokter tangani bapak

Dokter                                  : kalau begitu, saya hanya mampu sebatas memeriksa.

Bapak tua                            : bapak, sudah pernah diperiksa dokter lain dua hari yang lalu

Dokter                                  :apa kata dokter itu?

Bapak tua                            :katanya (*mikir2) sakit usus buntu

Dokter                                  :kenapa tidak diobati

Bapak tua                            : bapak tidak punya uang

Dokter                                  : kenapa kesini?

Bapak tua                            : bapak sudah tidak tahan lagi menahan sakit

Dokter                                  : ini harus dioperasi

Bapak tua                            : aduh dok sakit

Petugas administrasi     :tapi dok, dia tidak punya uang. Kita tidak dapat melakukan operasi, lagi pula diruang operasi ada nyonya Rini yang sedang istirahat.

Dokter                                  : sudah!! bapak ini harus ditolong

Petugas administrasi     : ia tapi dia tidak punya uang

Bapak tua                            :tolong

Dokter                                  : tenang pak

Petugas administrasi     :menurut sajalah dok dengan system RS,

Bapak tua                            : ahh sssh sakit sekali

Dokter                                  :Tapi bapak ini harus segera dioperasi, akan kupersiakan kebutuhan operasi untuk bapak ini. Selagi aku pergi, tolong siapkan pembiusan bagi bapak ini. Dokter keluar panggung

 petugas administrasi    : pembiusan? harga obat bius terlalu mahal aku yakin bapak ini tidak punya uang untuk membayar obat bius. Bagaimana ini? Berpikir. ah aku tahu.. satpam satpam

Satpam                                 :ia bu

Petugas administrasi     : saya butuh bantuanmu

Satpam                                 :untuk apa bu?

Petugas administrasi     :pukul kepala gelandangan itu dari belakang

Satpam                                 : ???? buat apa bu? Memang salah apa dia?

Petugas administrasi     : itu sebagai ganti obat bius.

Satpam                                 :sebagai ganti obat bius bu??????

Petugas administrasi     : iyya, itu sebagai ganti obat bius. Tenang saja lakukan lah

Satpam Bingung

Petugas administrasi     : sudah lakukan perintah saya. Lihat aba abaku. Setelah ada aba aba pukul tepat dikepalanya.

Satpam berjalan ke belakang gelandangan,

Satpam tiba tiba memukul kepala gelandangan bertepatan dengan dokter kmbali ke panggung, gelandangan langsung pingsan. Rupanya satpam memukul terlalu keras hingga gelandangan hamper mati.

Dokter                                  : ada apa ini? Kenapa kau pukul dia?

Satpam                                 sa…sa..saya hanya di suruh dok. menunjuk petugas administrasi, kemudian satpam kabur

Petugas administrasi      : itu sebagai ganti obat bius yang terlalu mahal dok

Dokter                                  : tapi caramu terlalu berbahaya bagi keselamatan bapak ini. Memeriksa nadi. Jantungnya semakin melemah, harus secepatnya ditangani.

Suster                                   : dok bu rini kumat lagi

Dokter                                  : bingung

Suster                                   : dok cepat, bu rini butuh pertolongan secepatnya

Dokter                                  : eeee. … baiklah ( keluar panggung)

bapak tua tewas, petugas administrasi menulis di dokumen, kemudian menelpon.petugas administrasi membagi senyum misterius kepenonton

Selesai

Iklan

~ oleh teaterpulih pada Desember 17, 2011.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: