Bapaku

Dulu Ayah,

sembari memandikanku

Kau selalu membelaiku

Menyisihkan waktumu

Memanjakanku

 

Berangkat bekerja membawa keranjang

Disisipinya aku disana

Supaya aku selalu bersamamu

Aku menikmatinya

 

Senja pagi, menyiapkan hiburan untuku

Dibawanya aku samapai aku berbahagia

Walau sekedar melihat ikan hias berenang

Di aquarium pasar sayur pinggir jalan

Aku menikmatinya

 

Dengan keterbatasan

Kau menafakahiku

sarapan ati rempela setiap pagi

 

Sekarang, dengan keterbatasanmu

Kau memotivasiku

Mengaku bahagia disana

Tapi apa benar kau sedang bahagia sekarang

Sedangkan untuk jalan pun kau sengsara

 

Aku mencintaimu Bapaku

Semoga memang benar kau bahagia di kampong kecilku

Iklan

~ oleh teaterpulih pada November 12, 2011.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: