Belum Terlintas Judul

Aku mengingatmu

Dalam air yang menetes dari rambut yang basah

Dalam kancing baju yang terlepas

Bukan bicara mereka, bicara kita

Bicara cinta

 

Aku mengingatmu

Dalam deru motor di jalan sana

Dalam derit pintu yang memekak dengar

Bukan bicara mereka, bicara kita

Bicara cinta

 

Mengingatmu dalam barisan semut di lantai

Mengingatmu dalam botol air mineral yang dibuang

Mengingatmu dalam remang lampu merkuri ujung jalan

Mengingatmu dalam kecipak ikan di kolam

Mengingatmu dalam tirai tersibak angin

Mengingatmu dalam sarden tomat dan kentang

 

Hingga hidupku habis untuk mengingatmu

 

Aku mengingatmu

Dalam hati yang tengah merindu

Dalam hati yang tengah mendamba

Bukan bicara mereka, bicara kita

Bicara cinta

 

Iklan

~ oleh teaterpulih pada November 8, 2011.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: