Wanita dungu

Belum bisa aku terima

apa yang baru saja aku ketahui

bagaimana bisa

ketika aku kenal kamu yang lugu

rupanya adalah wanita dungu

 

hitam, apa kamu mengenalnya?

sekilas tampak begitu sempurna dengan jilbabnya

seperti air minum segar dalam mimpi

tapi rupanya kain itu hanya untuku saja

agar aku tak cemas atas dirinya

aku tau dari teman temanya

bahwa ini kenyataanya

 

aku belum sempat memahaminya

sampai bait terakhir puisi ini kutulis

aku belum sempat

belum

Iklan

~ oleh teaterpulih pada Oktober 10, 2011.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: